banner 728x250

KSOP Kelas IV Kuala Langsa dan Dishub Aceh Timur Kerjasama dengan Polteknik Pelayaran Malahayati Gelar Diklat Pemberdayaan Bagi Nelayan

ACEH TIMUR – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kuala Langsa Dan Dinas Perhubungan Aceh Timur bersama Politeknik Pelayaran Malahayati menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) pemberdayaan masyarakat secara gratis khusus bagi para nelayan di wilayah Kabupaten Aceh Timur di Idi Sport Center (ISC) Aceh Timur Senin (23/05/2022).

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kuala langsa yang di wakili oleh koordinator capt Husmiadi kepada media mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana setelah melakukan koordinasi, kolaborasi dan sinergitas dengan Dinas terkait dan juga sekda Aceh Timur dalam merekomendasikan nelayan sebagai peserta Diklat selama 3 hari.

“Diklat pemberdayaan masyarakat khusus bagi para nelayan ini berlangsung selama 3 hari dan diikuti sebanyak ratusan orang dengan tujuan untuk memberikan ketrampilan dan kompetensi kepada nelayan dibidang keselamatan dan keamanan pelayaran baik tingkat ship deck maupun tingkat ship engine sehingga resiko kecelakaan kapal nelayan dilaut dapat diminimalisir juga supaya nelayan lebih memahami aturan aturan yang merugikan keselamatan dan dapat dihindari kecelakaan kecelakaan yang ada di laut,” jelasnya Eka Nurmala.

 

Tambah direktur politeknik pelayaran Malahayati yang di wakili oleh Eka Nurmala Usai mengikuti pendidikan dan pelatihan mengatakan para peserta diklat akan memperoleh dua sertifikat yakni BST (Basic Safety Training) dan yang kedua adalah surat keterangan kecakapan 60 mil laut dan 30 mil laut.

 

“Selain mendapatkan dua sertifikat yaitu BST dan SKK para peserta juga malah mendapatkan uang saku secara di transfer ke rekening masing masing dari Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh sebagai penyelenggara peserta,” ungkap Eka Nurmala.

Untuk itu, Eka Nurmala berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti diklat tersebut dengan sungguh-sungguh dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan melaut untuk bisa membawa kapal dengan baik sehingga mampu menekan angka kecelakaan dilaut lebih rendah.

“Kesempatan ini dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan melaut diharapkan tidak disia-siakan para peserta juga dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” di saat kegiatan berlangsung,  tutup Eka Nurmala. (TS)

error: Content is protected !!
banner 728x250