banner 728x250

Serentak di Indonesia, Komunitas Pendakwah Keren (KPK) gelar safari Subuh Adventure

BANTAENG – Komunitas Pendakwah Keren (KPK) Zona Bantaeng menggelar safari Subuh Adventure di masjid Ruhul Amin Bissampole Kel Pallantikang kec Bantaeng, Ahad (19/6/22) pagi.

Safari Subuh Adventure KPK ini dilaksanakan serentak di laksanakan se Indonesia.

Diketahui bersama bahwa Komunitas Pendakwah Keren (KPK) tersebar di beberapa provinsi, kabupaten dan kota. Ada dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi.

Sebelum safari Subuh Adventure, terlebih dahulu dilaksanakan sholat subuh berjamaah yang di pimpin oleh imam Al-Hafidz Ustadz Supriadi Azis S.PdI.

Sekretaris KPK zona Bantaeng ustadz Muhammad Eril mengatakan hari ini safari Subuh Adventure serentak diselenggarakan seluruh Indonesia.

“kami menunjuk masjid Ruhul Amin atas arahan dari korda KPK zona Bantaeng,” ucap Eril.

Dikatakan safari Subuh ini adventure dilaksanakan setiap sekali dalam sebulan dengan masjid yang berbeda, kata dia.

Dia mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid Ruhul Amin yang telah memberikan kami ruang untuk berdakwah.

Lanjut eril, kepada semua teman-teman KPK yang sudah hadir dan telah menyempatkan waktunya di masjid ini, diucapkan terima kasih.

Korda KPK zona Bantaeng KM Muslimin Bukhari S.PdI dalam ceramahnya mengatakan ada tiga amal yang utama atau amal yang di cintai oleh Allah antara lain, Sholat pada Waktunya (Asshalatu ‘ala waqtiha), Berbakti kepada Orang Tua (Birrul-Walidain) dan Jihad di Jalan Allah (Al-Jihadu fii Sabilillah).

Berikut penjelasan tentang tiga amalan yang dicintai oleh Allah SWT:
1. Sholat tepat waktu
Sholat tepat waktu memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah mendatangkan kebaikan yang banyak.

Berdasarkan hadits riwayat Ahmad, dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan tentang sholat pada suatu hari, kemudian berkata,

مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ، وَلَا بُرْهَانٌ، وَلَا نَجَاةٌ ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ

Artinya: Siapa saja yang menjaga sholat maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan pada hari kiamat. Sedangkan, siapa saja yang tidak menjaga sholat, dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan. Dan pada hari kiamat nanti, dia akan dikumpulkan bersama dengan Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.

2. Berbakti kepada orangtua
Dikutip dalam buku ‘Amalan-amalan Shaleh yang Paling Dicintai Allah’ oleh Abdillah F. Hasan, seorang anak memang tidak akan bisa melunasi jasa orang tua meski ia memiliki harta dan seluruh jiwa raganya. Tugas seorang anak adalah berbakti dengan memenuhi hak-hak mereka dengan ikhlas.

Allah SWT berfirman:

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا وَبِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَٱلْجَارِ ذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْجَارِ ٱلْجُنُبِ وَٱلصَّاحِبِ بِٱلْجَنۢبِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَٰنُكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (QS. An-Nisa: 36)

3. Berjihad di jalan Allah SWT
Dalam Al Qur’an surah Al-Anfal ayat 74, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang Muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.” (al-Anfal: 74).

Hadits Abu Sa’id Al Khudri r.a., Rasulullah SAW bersabda, “Siapa di antara kalian yang melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka dengan lisannya. Apabila tidak mampu juga maka dengan hatinya dan itulah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim).

Ibnu Taimiyah mendefinisikan jihad dengan penyataan, “Jihad hakikatnya adalah bersungguh-sungguh mencapai sesuatu yang Allah cintai berupa iman dan amal saleh dan menolak sesuatu yang dibenci Allah berupa kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan.”

Safari Subuh Adventure KPK ditutup dengan do’a oleh ustadz KM Arifuddin S.Fil dan sholat Sunnah Isyraq (Opick)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250
error: Content is protected !!
banner 728x250