banner 728x250
Langsa  

Siti Zuriah, SH, : Literasi Adalah Kunci Utama Bagi Kemajuan Suatu Negara dan Masyarakat

LANGSA – Staf ahli bidang pemerintahan, hukum,dan politik Setda kota Langsa Siti Zuriah, SH mengatakan bahwa literasi adalah kunci utama bagi kemajuan suatu negara dan masyarakat.

Dalam dunia yang semakin kompleks dan berkembang ini, kemampuan membaca dan pemahaman yang baik adalah hal yang sangat penting. Hal ini disampaikan Siti Zuriah pada kegiatan budaya literasi dan kegemaran membaca bagi Masyarakat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, di Aula Cakra Donya, Rabu (05/06).

Ia menambahkan, membangun budaya literasi dan membaca di masyarakat adalah tugas bersama kita semua. Pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri.

“Pemerintah Kota Langsa perlu melibatkan seluruh lapisan masyarakat termasuk keluarga, pendidik, komunitas, dan sektor swasta, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan literasi,” katanya.

Siti Zuriah menjelaskan, beberapa poin penting dalam upaya untuk meningkatkan budaya literasi dan membaca bagi masyarakat.

Pertama, penting bagi kita untuk memperhatikan literasi sejak usia dini. Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan kita, dan memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan membaca yang kuat dan minat yang tinggi terhadap literasi akan memberikan fondasi yang kokoh bagi perkembangan mereka.

Kedua, perlu adanya kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk memperkuat kurikulum literasi di sekolah-sekolah serta mendorong metode pembelajaran yang inovatif dan melibatkan siswa secara aktif dalam proses membaca dan pemahaman.

Ketiga, perpustakaan dan pusat pembacaan akan menjadi pusat kegiatan literasi di masyarakat. Saya mengharapkan agar adanya peningkatan akses ke perpustakaan dan memperluas layanan yang ditawarkan.

Keempat, Kolaborasi juga hendaknya bermitra dengan sektor swasta, organisasi non-pemerintah, dan individu yang peduli dengan literasi untuk menciptakan program dan kampanye yang menginspirasi masyarakat untuk membaca lebih banyak. Ini bisa melibatkan kampanye publik, festival buku, atau penghargaan literasi untuk menghargai prestasi dan kontribusi dalam bidang ini.

Terakhir, sambungnya, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini sudah seharusnya pemamfaatan teknologi informasi dan media sosial sebagai alat untuk mempromosikan literasi dan membaca.

“Pemanfaatan platform online dan aplikasi seluler untuk menyediakan akses mudah ke konten bacaan yang bervariasi dan menarik. Selain itu, perlu kita mendorong penggunaan media sosial sebagai platform untuk berbagi ulasan buku, rekomendasi, dan diskusi literasi,” paparnya.

“Pemerintah Kota Langsa memiliki komitmen untuk menyediakan dukungan penuh dan sumber daya yang diperlukan guna meningkatkan budaya literasi dan membaca bagi masyarakat,” imbuh Siti.

Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum,dan politik Setda kota Langsa mengajak semua pihak untuk bergabung dalam gerakan ini dan berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan peran masing-masing.

“Saya harapkan akan ada pembentukan komunitas membaca di setiap gampong, nantinya Komunitas ini akan menjadi tempat di mana orang-orang dapat saling berbagi pengalaman membaca, merekomendasikan buku, dan mengadakan diskusi yang memperkaya pemahaman kita akan literasi,” terangnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra, S.STP, MSP beserta rombongan, Para Kepala OPD di wilayah Pemerintah Kota Langsa, Para peserta kampanye membaca di Kota Langsa dan Para tamu undangan. (Hi)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250
banner 728x250