banner 728x250

Coffee Morning Plt. Wali Kota Bekasi Berdialog Bersama dengan Insan Pers

IMG-20230728-WA0022
IMG-20230728-WA0021
IMG-20230728-WA0020

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyelenggarakan Coffee Morning dan dialog santai bersama Plt. Wali Kota Bekasi dan insan pers di Eks Taman Rusa, di tempat yang sama juga digelar Jumat Jajan Jumat Berkah (J3B). Acara tersebut menjadi ajang berdiskusi terkait pelayanan publik di Kota Bekasi antara insan pers yang berada di Kota Bekasi dengan para pejabat perangkat daerah serta Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Jum’at (28/7/23).

Hadir juga Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi, Ketua Dewan Pakar Tim Percepatan Pelayanan Publik (TP3) Kota Bekasi Sony Sumarsono, dan jajaran kepala perangkat daerah.

Tri Adhianto menyampaikan apresiasi kepada rekan media yang hadir di acara Coffee Morning sehingga dirinya dapat bertemu langsung dan berdiskusi tentang permasalahan yang ada di Kota Bekasi.

“Langsung ketemu sekaligus berdialog dan ngopi bareng di sini, yang biasanya seusai acara rekan media wawancara door stop yang pastinya hanya bisa sebentar. Dengan adanya Coffee Morning ini bisa leluasa waktunya. Terima kasih atas hadir rekan-rekan media baik yang telah tergabung di beberapa komunitas wartawan maupun tidak,” kata Tri.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan awak media yakni mengenai BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Ia menyampaikan pengalaman terkait pelayanan kesehatan yang diterimanya dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Hal tersebut langsung dikomunikasikan dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Selain itu, salah satu insan pers juga bertanya mengenai validasi E-KTP Digital. Saat ini, E-KTP menjadi E-KTP digital. Untuk memperoleh E-KTP digital, masyarakat harus melakukan validasi. Ia bertanya, “Di mana warga dapat mengurus validasinya?”

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi, Taufiq R. Hidayat mengatakan, validasi E-KTP digital dapat dilakukan di aplikasi e-OPen. Masyarakat hanya perlu menginstal aplikasi e-OPen di Google Play Store. Taufiq menjelaskan, saat ini blanko E-KTP dibatasi karena Indonesia akan beralih pada penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Di akhir acara, Tri mengatakan, “Ajang silaturahmi bersama insan pers agar selalu diberi ruang untuk tanya jawab seperti ini, karena banyak informasi yang perlu diberitakan dan disosialisasikan kepada warga. Sinergitas Pemerintah Kota Bekasi dan media diperlukan dalam mengoptimalkan pelayanan publik di Kota Bekasi,” tutup Plt Wali Kota Bekasi. (Fth/Hms/Uung)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250
banner 728x250