banner 728x250

Unmul Turut Manjadi Sumber Akademisi Saat IKN Beroperasi

IMG-20230729-WA0037
IMG-20230729-WA0038
IMG-20230729-WA0036
IMG-20230729-WA0039

Materi Kuliah Umum Diskusi PMII Samarinda tentang Perguruan Tinggi ( PT)

SAMARINDA– Menyongsong Ibu Kota Negara ( IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan, Pembangunan Infrastruktur disegala Bidang harus dipersiapkan, termasuk di bidang Pendidikan, Universitas Mulawarman ( UNMUL) Samarinda turut berkontribusi dalam menyediakan akademisi saat IKN Beroperasi.

Prihal ini di Utarakan Salah seorang Guru Besar UNMUL Samarinda Prof.Dr Susilo M.Pd saat menjadi salah seorang narasumber dalam kegiatan Public Lecture atau Kuliah Umum yang di Inisiasi Organisasi Kemahasiswaan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim di Jalan Harun Nafsi, Kecamatan Loajanan Ilir, Samarinda, Jumat ( 28/07/2023).

“Saya di tugaskan Pak Rektor Abdunnur mewakili Universitas Mulawarman, menjadi Narasumber di UNU acara yang digagas oleh PMII,” Ucapnya.
Pada kesempatan itu Prof. Susilo turut memaparkan peran Perguruan Tinggi dalam menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dikemas dalam forum diskusi.

” Intinya membicarakan peran UNMUL di IKN nanti, kita tahu bahwa saya kira Unmul ini adalah Universitas yang di segani di Kalimantan Timur, sehingga harus maksimal untuk berperan dan salah satu yang sedang di kembangkan Pak Rektor adalah Universitas Negeri Nusantara,” lanjutnya.

Secara spesifik dijabarkan Prof Susilo bahwa Universitas Negeri Nusantara ini merupakan pecahan dari UNMUL, yang tentunya akan menjadi sebuah inovasi Perguruan Tinggi yang di Kalimantan Timur.

” Sehingga kalau itu berdiri berarti prestasi Unmul mengembankan pendidikan di Kaltim,” terangnya.

Namun demikian jika secara umum dalam penyampaian diskusi ini apabila IKN telah beroperasi secara resmi, maka Unmul sebagai Perguruan Tinggi Negeri tertua Di Kaltim akan turut berperan serta menjadi sumber – sumber Akademisi.

” Peran Unmul tentu akan mewarnai sumber – sumber akademisi yang ada disekitar IKN , sebagaimana Unmul telah menjadi sumber – sumber Akademisi di Kaltim selama ini, Kita tahu bahwa banyak pejabat Bupati dan Walikota alumni yang lulusan dari Unmul,” Bebernya.

Oleh karenanya sebagai bentuk kesiapan dalam menyambut IKN perlu dipersiapkan generasi unggul dari Universitas Mulawarman.

” Maka kedepannya mungkin butuh beberapa bahkan satu generasi di IKN akan dipenuhi lulusan Unmul yang berkualitas,” ungkapnya.

Disinggung terkait pembangunan Universitas Negeri Nusantara, di jelaskan Prof Susilo dikarenakan di Kalimantan Timur, khusunya di Kalimantan ini belum ada Universitas yang berafiliasi pendidikan.

“Kalau di Surabaya kan ada UNESA, Universitas Negeri Surabaya itu dulu IKIP Surabaya, di Jogjakarta ada Universitas Negeri Jogjakarta, di Medan ada Universitas Negeri Medan, di Sulawesi ada Universitas Negeri Makassar, jadi di Kalimantan belum ada,” ucapnya.

Atas dasar itulah maka dibentuk Universitas Negeri Nusantara, yang didalamnya terdapat penyumbang alumni untuk calon para guru khusus pendidikan.

” Sehingga nantinya FKIP di Unmul tidak ada lagi, nanti kalau mau jadi guru kuliahnya di Universitas Negeri Nusantara,” katanya.

Ditanya terkait tahap pendirian Universitas Negeri Nusantara, Prof Susilo menerangkan bahwa hingga saat ini masih dalam perintisan.

” Kita sudah menghadap Pak Gubernur kemarin (Kamis (26/07),red) dan tinggal menghadap Di DPRD Komisi D, kemudian akan dilanjutkan kepusat,” jelasnya.

Ditegaskan kembali, dalam hal ini Unmul tidak mendirikan universitas baru namun memecah bentuknya menjadi dua universitas.

” Kalau tidak salah tertera di dalam Peraturan Pemerintah (PP) 47, yang bunyinya membentuk Universitas yang ada, memecahkan dari satu bentuk menjadi dua,” ucapnya.

Diketahui selain Prof. Dr Susilo , M.Pd, terdapat sejumlah narasumber lainnya dalam forum diskusi yang mengusung tema “Kesiapan Perguruan Tinggi Kalimantan Timur dalam menyambut IKN” diantaranya Plt.Sekretaris Disdikbud Provinsi Kaltim M.Jasniansyah, Rektor UNU Kaltim Dr.H. Farid Wadjdy M.Pd, Wakil Rektor UINSI Samarinda Prof.Dr Zurqoni, M.Ag, Kepala Disdikbud Kota Samarinda Dr.H. Asli Nuryadin, S.Pd., M.M.

Di hadiri oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Kutai Kartanegara Sahabat Teguh, Kepala Kemenag Kota Samarinda selaku Wakil Rektor UNU Kaltim Dr. H. Baequni, M.Pd , dan Di ikuti oleh civitas akademika UNU Kaltim, Mahasiswa UNU Kaltim, kawan-kawan Cipayung Se-Kota Samarinda,BEM DPM , Organda Sekaltim, Ketua dan seluruh Pengurus PMII Samarinda. ( M@n).

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250
banner 728x250