banner 728x250
Berau  

Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Lokal: Dukungan Berau Coal di Labanan Makarti

IMG-20230809-WA0003
IMG-20230809-WA0002
IMG-20230809-WA0001

BERAU – Semakin tingginya minat terhadap komoditi coklat telah mendorong Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, khususnya Kelompok Produksi Coklat Kulanta yang merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), untuk terus menunjukkan eksistensinya. Keberhasilan kelompok ini tidak terlepas dari kerja keras dan ketekunan anggotanya, serta dukungan pendampingan yang berkelanjutan dari PT Berau Coal.

Dea Nurwana Solihin, Pembina Rumah Coklat Kulanta Labanan Makarti, menjelaskan bahwa kelompok ini awalnya terbentuk karena potensi yang menjanjikan di Kampung Labanan Makarti dari tanaman kakao. Seiring berjalannya waktu, kelompok ini terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi, keterampilan SDM, dan pemasaran produk coklat mereka.

“Kampung Labanan Makarti telah mengalami perkembangan pesat, terlibat dalam pameran, perayaan, dan lomba, yang telah meningkatkan popularitas produk Kulanta di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Berau bersama PT Berau Coal memberikan dukungan dan pengembangan terhadap Rumah Coklat Kulanta dengan berbagai cara. Salah satunya adalah bantuan alat dan sarana produksi, pelatihan keterampilan, serta perhatian terhadap kemasan dan pemasaran produk.

“PT Berau Coal telah memberikan mesin pengempa yang lebih besar dan food grade untuk menggantikan mesin sebelumnya yang kecil. Selain itu, kami juga telah dibantu dengan peralatan dan perlengkapan untuk display produk di outlet Rumah Coklat Kulanta,” ungkap Dea.

PT Berau Coal juga membantu kelompok ini dalam aspek legalitas produk yang dijual. Mereka memberikan pelatihan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Pelatihan Keamanan Pangan (PKP), sehingga produk Kulanta mendapatkan legalitas resmi.

Galih, Sekretaris Kampung Labanan Makarti, mengapresiasi dukungan yang konsisten dari PT Berau Coal. Pendampingan ini tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarga anggota kelompok, tetapi juga mendorong kemandirian dan memberikan tambahan pendapatan bagi ekonomi keluarga.

“Dari pemerintahan kampung sangat berterima kasih, adanya pendampingan dari PT Berau Coal, usaha kelompok masyarakat semakin bergeliat disamping itu juga sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan sebagai pemasukan tambahan bagi ekonomi keluarga,” jelasnya.

Dukungan PT Berau Coal tidak hanya terbatas pada produksi coklat, tetapi juga mencakup produksi batik Labanan Makarti. Pelatihan yang didukung oleh PT Berau Coal telah meningkatkan eksistensi batik dan memberikan nilai jual yang lebih baik.

Dalam sektor peternakan, BUMK Labanan Makarti juga mendapat bantuan mesin pengolah pakan ayam, sehingga mereka dapat lebih mandiri dalam menyediakan pakan ayam di Labanan Makarti.

“Alhamdulillah sejak awal hingga saat ini sangat baik, sangat signifikan memberikan manfaat. Dari pendampingan yang diberikan juga turut berperan mendorong Kampung Labanan Makarti mewakili Kaltim dalam Lomba Desa Nasional. Kami berterima kasih sekali atas perhatian yang diberikan semoga kedepannya dapat lebih bersinergi lagi,” pungkasnya.

Community Development Officer PT Berau Coal, Laode Jazhari, menyatakan bahwa dukungan ini adalah bagian dari komitmen PT Berau Coal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar tambang, terutama di Kampung Labanan Makarti.

“Kami sangat berkomitmen membantu mensejahterakan masyarakat, khususnya di lingkar perusahaan. Terutama dalam hal peningkatan ekonomi, kapasitas SDM hingga dukungan sarana prasarana terhadap penunjang aktivitas produksi hasil kampung,” ucapnya.

Jazhari berharap bahwa pendampingan yang berkelanjutan dan terarah akan memberikan manfaat bagi kelompok usaha di Kampung Labanan Makarti, Teluk Bayur, sehingga masyarakat dapat mengelola potensi kampung mereka dengan baik dan mencapai kesejahteraan dan kemandirian yang diharapkan. (*)

error: Content is protected !!
banner 728x250