banner 728x250

JPN Kejari Jakut Berhasil Eksekusi Aset Negara Milik PT Pelindo (Persero)

JAKARTA – Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) telah berhasil melakukan eksekusi putusan pengadilan dengan menguasai kembali tanah aset Negara senilai Rp.138 milyar milik PT. Pelindo (Persero) Regional II Sunda Kelapa, di Jl. Lodan Raya No : 43, Kel. Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara, pada Rabu (8/11/2023).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Atang Pujiyanto, S.H., M.H. melalui Kasidatun Wahyu Oktaviandi menyatakan pelaksanaan eksekusi tersebut berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI nomor : 3200 K/Pdt/2022 tanggal 19 September 2022 Jo. Putusan Banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta nomor : 450/PDT/2021/PT DKI tanggal 26 Oktober 2021 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara nomor : 194/Pdt.G/2019/PN.Jkt.Utr tanggal 18 Juni 2020.

“JPN sebagai kuasa dari PT. Pelindo (Persero) Regional II Sunda Kelapa berdasarkan Surat Kuasa Khusus nomor : KP.20.04/23/4/1/LGI/UT/PI.IM9 tanggal 23 April 2019 telah memenangkan gugatan perdata melawan PT. Artha Sempana yang menguasai lahan seluas 5.564 m² diatas HPL No. 11/Kota Administrasi Jakarta Utara, tanpa ikatan kontraktual sehingga Jurusita Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas perintah putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, telah melaksanakan eksekusi,” ujar Wahyu kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (9/11/2023).

Menurit Wahyu eksekusi dilakukan dengan cara melakukan pengosongan lahan dan bangunan yang berdiri diatasnya. Pelaksanaan eksekusi tersebut juga dibantu oleh aparat gabungan dari Tim Intelijen Kejari Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502, Kantor Pertanahan/BPN Jakarta Utara, Satpol PP, Sudin SDA, Polsek Pademangan, Koramil, PLN Bandengan, Camat Pademangan dan Lurah Ancol serta petugas dari PT. Pelindo (Persero) Regional II Sunda Kelapa.

“Dengan telah dilaksanakannya eksekusi tersebut, JPN kejari Jakut selaku kuasa hukum dari PT. Pelindo berhasil menguasai kembali tanah tersebut seluas 5.564 m² sehingga berhasil menyelamatkan aset senilai Rp 138.894.132.000 dengan perhitungan NJOP 2023 Rp 24.963.000/meter,” pungkasnya. (Amris)

error: Content is protected !!
banner 728x250