banner 728x250

Investor Pasar Kranji Baru Siap Membangun di Tahun 2024

KOTA BEKASI – Sejak 2019 Pasar keranji di PKS (Perjanjian Kerja Sama), untuk Revitalisasi secara utuh dibongkar namun sampai saat ini, belum juga dibangun apapun masih tanah kosong untuk lokasi pasar kranji baru, Kamis (21/12/23).

Pemerintah Kota Bekasi, melakukan prinsip waspada dengan melakukan pengecekan Financial ke OJK dan PPAT termasuk melakukan BI Cekink, ternyata hasilnya melalui BPRS Patriot memuaskan atau bagus dan layak dipertanggung jawabkan serta dilanjutkan.

Pada waktu Tri Adhianto menjadi Plt. Wali Kota Bekasi, sekitar 4 bulan yang lalu. Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang baru Robet, datang ke TP3 Waktu itu ada Sony Sumarsono sebagai Dewan Pakar menjelaskan, ada persoalan Revitalisasi pembangunan pasar kranji baru. di Instruksikan untuk penanganan.

Bidang Hukum TP3 Kota Bekasi. Harris Hutabarat mendampingi, Robet Kepala dinas Disperindag untuk dalam penyelesaian pasar kranji baru terkait, penanganan sejak 5 bulan yang lalu. Bahwa kontrak kerja PKS Tahun 2019 – 2023. Progres pembangunan nya hanya selesai 10%. Lalu melakukan evaluasi data.

” Selama 4 tahun yang lalu pekerjaan nya hanya 10% terus di undang kontraktor atau investor ABB, setelah dievaluasi memang mereka bermasalah dengan permodalan Akhirnya dikaji dengan OPD terkait Persoalan, menyangkut masalah Sumber Daya Manusia, Alat kerja dan Vinansial,” ujar Harris.

Lanjutnya. Mereka harus melakukan Akusisi sehingga dapat pemodal yang baru masuk tapi namanya tetap ABB, pergantian struktur pemegang saham setelah di Akusisi mereka umumkan dilembaran Negara kewajiban nya adalah melakukan pembayaran PAD.

“Sesuai dengan perjanjian untuk siap membayar PAD sebanyak 9.5 Milyar, sudah dilakukan perpanjangan Bank garansi karena perusahaan tetap PT. ABB. Mereka siap pembayaran Manageman yang baru, untuk melapor pembayaran PAD,” kata Bidang Hukum TP3 Kota Bekasi.

“Pemerinta Kota Bekasi, melakukan prinsip kehati2an dengan melakukan pengecekan Financial ke OJK dan PPAT termasuk melakukan BI Cekink ternyata, hasilnya melalui BPRS Patriot memuaskan atau bagus dan layak dipertanggung jawabkan serta dilanjutkan,” pungkasnya. (Dulbar/Fth/Uung)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250
error: Content is protected !!
banner 728x250